<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>...terangi ummat dengan cahaya islam...</title>
	<atom:link href="http://misbahonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://misbahonline.wordpress.com</link>
	<description>al-misbah online news and articles</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Oct 2011 13:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='misbahonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>...terangi ummat dengan cahaya islam...</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://misbahonline.wordpress.com/osd.xml" title="...terangi ummat dengan cahaya islam..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://misbahonline.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Benang Merah Pancasila dan Zionisme dalam Talmud Yahudi</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/06/01/benang-merah-pancasila-dan-zionisme-dalam-talmud-yahudi/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/06/01/benang-merah-pancasila-dan-zionisme-dalam-talmud-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 00:14:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa]]></category>
		<category><![CDATA[pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[sukarno]]></category>
		<category><![CDATA[talmud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Irfan S Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin FENOMENA munculnya komunitas Yahudi secara terbuka di Indonesia menarik dicermati, setidaknya karena dua alasan. Pertama, selain belum memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, secara konstitusional Indonesia belum mengakui eksistensi negara Israel yang masih menjajah negara Palestina. Kedua, merebaknya isu Negara Islam Indonesia (NII) KW 9, yang diklaim <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=266&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: Irfan S Awwas</strong></p>
<p><em>Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin</em></p>
<p><strong>FENOMENA</strong> munculnya komunitas Yahudi secara terbuka di Indonesia menarik dicermati, setidaknya karena dua alasan. <em>Pertama</em>, selain belum memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, secara konstitusional Indonesia belum mengakui eksistensi negara Israel yang masih menjajah negara Palestina.</p>
<p><em>Kedua</em>, merebaknya isu Negara Islam Indonesia (NII) KW 9, yang diklaim sebagai akibat ditinggalkannya ideologi Pancasila, yang ditengarai sejumlah pihak telah mengalami keropos dan ditinggalkan rakyat.</p>
<p>Kenyataan ini mendorong munculnya wacana 4 pilar kebangsaan. Yaitu NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika. Lalu, apa relevansinya mengaitkan kitab suci Yahudi, NII dan semangat kembali ke Pancasila? Tulisan berikut ini akan mengurai, adakah benang merah Pancasila dan Zionisme<strong> </strong>dalam Talmud Yahudi.</p>
<p><strong>Pancasila dalam Talmud</strong></p>
<p>Selama ini, Pancasila diyakini sebagai <em>made in Indonesia</em> asli, produk pemikiran yang digali dari rahim bumi pertiwi. Kemudian, berhasil dirumuskan sebagai ideologi dan falsafah bangsa oleh Bung Karno, hingga menjadi rumusan seperti yang kita kenal sekarang.</p>
<p>Sejauh mana klaim di atas memperoleh legitimasi historis serta validitas akademik? Adakah bangsa lain dan gerakan ideologi lain yang telah memiliki Pancasila sebelum Soekarno menyampaikan pidatonya di depan sidang BPUPKI, 1 Juni 1945?</p>
<blockquote><p><em>&#8230;.</em>Pancasila bukanlah produk domestik yang orisinal, melainkan intervensi ideologi transnasional&#8230;.</p></blockquote>
<p>Sebagai peletak dasar negara Pancasila, Bung Karno mengaku, dalam merumuskan ideologi kebangsaannya, banyak terpengaruh pemikiran dari luar. Di depan sidang BPUPKI, Bung Karno mendiskripsikan pengakuannya:</p>
<p><em>“Pada waktu saya berumur 16 tahun, saya dipengaruhi oleh seorang sosialis bernama A. Baars, yang memberi pelajaran pada saya, ‘jangan berpaham kebangsaan, tapi berpahamlah rasa kemanusiaan sedunia”.</em></p>
<p><em>Tetapi pada tahun 1918, kata Bung Karno selanjutnya, alhamdulillah ada orang lain yang memperingatkan saya, yaitu Dr. Sun Yat Sen. Di dalam tulisannya </em><em>San Min Chu I atau </em><em>The Three People’s Principles, saya mendapat pelajaran yang membongkar kosmopolitisme yang diajarkan A. Baars itu. Sejak itu tertanamlah rasa kebangsaan di hati saya oleh pengaruh buku tersebut.”</em></p>
<p>Pengakuan jujur Bung Karno ini membuktikan, sebenarnya Pancasila bukanlah produk domestik yang orisinal, melainkan intervensi ideologi transnasional yang dikemas dalam format domestik.<span id="more-266"></span></p>
<p>Sebagai derivasi gerakan Zionisme internasional, freemasonry memiliki doktrin <em>Khams Qanun</em> yang diilhami Kitab Talmud. Yaitu, monoteisme (ketuhanan yang maha esa), nasionalisme (berbangsa, berbahasa, dan bertanah air satu Yahudi), humanisme (kemanusiaan yang adil dan beradab bagi Yahudi), demokrasi (dengan cahaya Talmud suara terbanyak adalah suara tuhan), dan sosialisme (keadilan sosial bagi setiap orang Yahudi). (<em>Syer Talmud Qaballa XI</em>:45).</p>
<p>Tokoh-tokoh pergerakan di Asia Tenggara juga merujuk pada<em> Khams Qanun</em> dalam merumuskan dasar dan ideologi negaranya. Misalnya, tokoh China Dr. Sun Yat Sen, seperti disebut Bung Karno, dasar dan ideologi negaranya dikenal dengan <em>San Min Chu I</em>, terdiri dari: Mintsu, Min Chuan, Min Sheng, nasionalisme, demokrasi, dan sosialisme.</p>
<p>Asas Katipunan Filipina yang dirumuskan oleh Andreas Bonifacio, 1893, dengan sedikit penyesuaian terdiri dari : nasionalisme, demokrasi, ketuhanan, sosialisme, humanisme. Begitupun, Pridi Banoyong dari Thaeland, 1932, merumuskan dasar dan ideologi negaranya dengan prinsip: nasionalisme, demokrasi, sosialisme, dan religius.</p>
<p>Sedangkan Bung Karno, proklamator kemerdekaan Indonesia, pada mulanya merumuskan ideologi dan dasar negara Indonesia yang disebut Panca Sila terdiri dari: nasionalisme (kebangsaan), internationalisme (kemanusiaan), demokrasi (mufakat), sosialisme, dan ketuhanan.</p>
<p>Prinsip indoktrinasi Zionisme, memang cukup fleksibel. Dan fleksibilitasnya terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan pola pikir pimpinan politik di setiap negara.</p>
<blockquote><p>&#8230;.Rumusan Pancasila versi Bung Karno, memiliki kesamaan dengan doktrin zionisme yang dijiwai Talmud&#8230;.</p></blockquote>
<p>Pertanyaannya, adakah kesamaan ideologi dari tokoh  dan aktor politik di atas bersifat kebetulan, atau memang berasal dari sumber yang sama, tapi dimainkan oleh aktor-aktor politik yang berbeda?</p>
<p>Dalam kaidah mantiq, dikenal istilah <em>tasalsul,</em> yaitu rangkaian yang berkembang, mustahil kebetulan. Artinya, sesuatu yang berpengaruh pada yang sesudahnya, pastilah bukan kebetulan.</p>
<p>Rumusan Pancasila versi Bung Karno, memiliki kesamaan dengan doktrin zionisme yang dijiwai Talmud. Sehingga, klaim Pancasila sebagai produk domestik terbantahkan secara faktual.</p>
<p>Intervensi ideologi ini, berpengaruh besar terhadap perkembangan Indonesia pasca kemerdekaan. Di zaman demokrasi terpimpin, pengamalan Pancasila berwujud Nasakom (nasionalisme, agama, komunisme). Sedang di zaman orde baru, praktik Pancasila berbentuk asas tunggal. Kedua model amaliah Pancasila itu, telah melahirkan ideologi politik traumatis.</p>
<p>Melestarikan Pancasila seperti diwariskan kedua rezim di atas, berarti melestarikan doktrin Yahudi, yang bertentangan dengan konstitusi negara. Dan tidak konsisten dengan semangat kemerdekaan. Muqadimah UUD 1945, menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Dalam kaitan ini, pemerintah bertanggungjawab merealisasikan dasar dan ideologi negara, selaras dengan muqadimah UUD ’45. Seperti tertuang dalam pasal 29 ayat 1, bahwa negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.</p>
<blockquote><p>&#8230;.Melestarikan Pancasila seperti diwariskan kedua rezim di atas, berarti melestarikan doktrin Yahudi&#8230;</p></blockquote>
<p>Prof. Hazairin, SH menafsirkan negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, adalah: pertama, di negara RI tidak boleh ada aturan yang bertentangan dengan agama. Kedua, negara RI wajib melaksanakan Syariat Islam bagi umat Islam, syariat Nasrani bagi umat Nasrani, dan seterusnya sepanjang pelaksanaannya memerlukan bantuan kekuasaan negara. Ketiga, setiap pemeluk agama wajib menjalankan syariat agamanya secara pribadi. (Demokrasi Pancasila, 1975).</p>
<p>Oleh karena itu, hasrat membicarakan kembali Pancasila sekarang haruslah dalam semangat kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Tanpa intervensi ideologi asing, dan tanpa mendiskreditkan pihak lain dengan alasan antipancasila, anti NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan slogan lainnya. Setiap warganegara berhak ikut merumuskan dasar dan ideologi negara yang benar, tanpa intimidasi dari pihak manapun. [voa-islam.com]</p>
<p>(Catatan redaksi: Artikel ini pernah dimuat di majalah <em>Gatra</em>, 19 Mei 2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=266&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/06/01/benang-merah-pancasila-dan-zionisme-dalam-talmud-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ISLAM LIBERAL, Bangkitnya &#8220;ISLAM PROTESTAN&#8221;</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/05/12/islam-liberal-bangkitnya-islam-protestan/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/05/12/islam-liberal-bangkitnya-islam-protestan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 01:21:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Luthfi Asy-Syaukani (dosen Universitas Paramadina Jakarta), tokoh Jaringan Islam Liberal yang menjadi moderator di e-group pernah mengutarakan (tanggal 13-03-2001) tentang tujuan berdirinya Islam Liberal : “Saya melihat bahwa mayoritas umat Islam yang ada sekarang adalah Islam ortodoks, baik dalam wajahnya yang undamentalis maupun konservtif. Islam liberal datan sebagai sebuah bentuk protes dan perlawanan terhadap <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=248&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><img class="alignleft" style="border:3px solid black;margin:10px;" title="anti JIL" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/50273_265025048582_3736107_n.jpg" alt="" width="200" height="231" />Seorang Luthfi Asy-Syaukani (dosen Universitas Paramadina Jakarta), tokoh Jaringan Islam Liberal yang menjadi moderator di e-group pernah mengutarakan (tanggal 13-03-2001) tentang tujuan berdirinya Islam Liberal : “Saya melihat bahwa mayoritas umat Islam yang ada sekarang adalah Islam ortodoks, baik dalam wajahnya yang undamentalis maupun konservtif. Islam liberal datan sebagai sebuah bentuk protes dan perlawanan terhadap dominasi itu. Ketika kita mengatakan “bebas dari” dan “bebas untuk”, kita mmposisikan diri menjadi seorang yang “protestan” yang berusaha mencari hal-hal yang baik dari warisan agama dan membuang hal-hal yang buruk. Saya membayangkan semangat protestanisme itu adalah semangat yang seluruhnya bersifat positif, seperti yang dijelaskan dengan sangat bagus oleh Weber. Dalam bayangan saya, “Islam liberal” adalah sebuah gerakan reformasi (dalam semangat protestanisme klasik) yang berusaha memperbaiki kehidupan umat Islam, baik menyangkut pemahaman keberagamaan mereka maupun persoalan-persoalan lainnya (politik, ekonomi, budaya, dll)”.</p>
<p class="MsoNormal">Dari ucapan tokoh Islam Liberal diatas bisa dilihat tujuan JIL (jaringan Islam Liberal) adalah mem-protestan-kan Islam sebagaimana Martin Luther pernah mem-protestan-kan Kristen Katholik di Barat&#8230;..<span id="more-248"></span>Bahkan Islam Liberal hendak mereformasi Islam sampai ke akar-akarnya. Maka bisa kita lihat perbedaan Islam yang dibawa Muhammad dengan Islam Liberal, mulai dari aqidahnya, undang-undangnya, fiqih, dan mu’amalahnya, seperti yang akan dibahas pada penjelasan berikutnya.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tahun 1927, Alphonse Mingana, pendeta kristen asal Irak dan guru besar Universitas Birmingham Inggris berkata : “Sudah tiba saatnya untuk melakukan kritik teks terhadap Al-Qur’an sebagaimana telah kita lakukan terhadap kitab suci Yahudi yang berbahasa Ibrani Arami dan kitab suci Kristen yang berbahasa Yunani” (Buletin of the Jahn Rylands Library Manchester, 1927, XI:77)</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai langkah konkrit, salah seorang dari mereka yang bernama Taufik Adnan Amal tengah membuat Qur’an Edisi Kritis, yakni Al-Qur’an Edisi Revisi. Luar Biasa!! Bukan hanya terjemahannya yang hendak diubah, namun Nash Arab-nya pun juga hendak diubah! Seakan-akan mereka hendak menjawab tantangan Allah dalam QS. Al Baqarah 23-24.</p>
<p class="MsoNormal">Usaha ini sebenarnya telah ditempuh oleh para orientalis pendahulu Islam Liberal yang dengan susah payah mengumpulkan hingga 30.000 manuskrip lembaran yang (konon katanya) berisi ayat-ayat Al-Qur’an untuk membuktikan bahwa mushaf Utsmani (yang kita baca hari ini) tidak layak diyakini keasliannya. Namun Allah menggagalkan tipu daya mereka. Disebutkan oleh Gerd-R Puin dalam <strong>The Qur’an as Text</strong> : “rencana Bergstrasser, Jeffery, dan Pretzl untuk mempersiapkan Al-Qur’an Edisi Kritis tidak terwujud, dan kumpulan manuskrip dengan berbagai variannya telah musnah karena Bom pada Perang Dunia II”. <em>Subhanallah</em>..</p>
<p class="MsoNormal">Slogan yang sering mereka gunakan adalah “Beragama untuk manusia”. Artinya, segala penafsiran terhadap Qur’an harus sesuai dengan keinginan dan hasrat manusia pada umumnya. Maka tafsirnya diambil dari tokoh-tokoh humasisme. Siapa sajakah mereka? Yakni Socrates, Plato, Aristoteles, dan bahkan Karl Marx yang notabene Atheis!! Apakah mereka mengira orang-orang kafir itu lebih manusiawi daripada para Shahabat Nabi? Lebih manusiawi dari Nabi? Mereka juga menggembor-gemborkan tafsir model Hermeneutika. Yakni metode tafsir yang dulu dipergunakan oleh para teolog Yahudi dan Kristen untuk meneliti kehidupan para penulis kitab suci Yahudi dan Nasrani, untuk menentukan layak dan tidaknya mereka sebagai penulis Kitab Bibel, mereka itu antara lain seperti Markus, Matius, Lukas dan Yahya. Istilah Hermeneutika sendiri diambil dari kata “<em>hermen</em>”, yaitu nama seseorang dalam mitologi Yunanai, yang bertugas menyampaikan dan menafsirkan pesan-pesan dewa di Gunung Olympus ke dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh manusia. Cara penafsiran yang sama (model Hemeneutika) hendak mereka terapkan terhadap Al-Qur’an! Seolah-olah mereka tidak mempercayai Nabi sebagai penafsir makna Al-Qur’an dari Allah kepada umat manusia. “<em>Dan barangsiapa yang berbicara tentang (menafsirkan) Al-Qur’an dengan pikirannya sendiri, maka dipersilahkan menempati tempat kedudukannya di neraka</em>” (HR. Tirmidzi).</p>
<p class="MsoNormal">Upaya-upaya mereka dalam membuat kekacauan dalam kehidupan beragama umat Islam saat ini antara lain dengan mengupayakan berbagai macam cara, sehingga Islam ini dirusak mulai dari permukaannya hingga pada dasarnya (aqidahnya). Upaya-upaya tersebut antara lain:</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal">Memberangus Sunnah Nabawiyah, yaitu intinya adalah dengan menuduh shahabat Abu Hurairah r.a, sebagai orang yang <em>tidak tsiqah</em> (tidah terpercaya) dan seorang pemalas. Disebut demikian karena Abu Hurairah adalah orang yang tidak punya pekerjaan dan kebiasaannya adalah mengikuti Nabi kemanapun Nabi pergi. Hal tersebut sebenarnya salah kaprah, karena ibaratnya seorang mahasiswa yang sering mengikuti kelas dosennya, maka mahasiswa tersebut adalah mahasiswa yang amat sangat rajin. Demikian pula Abu Hurairah. Apabila Abu Hurairah tidak dipercaya, maka akan ada ribuan hadits (<span style="text-decoration:underline;">+</span> 5000an hadits) yang akan dihapus. Naudzubillah..</li>
<li class="MsoNormal">Mendewakan Akal. Semua yang ada dalam Qur’an harus sesuai dengan akal manusia. Apabila tidak sesuai, maka tidak dipakai. Seperti itulah mereka orang-orang JIL. Sehingga dengan demikian, Syariat Islam tidak akan pernah dapat ditegakkan apabila manusia menafsirkan firman-firman Allah sesuai akal. Akal manusia harus tunduk terhadap Wahyu Allah.</li>
<li class="MsoNormal">Fikih Serba Boleh / Fikih Sesuai Selera. Karena berlandaskan Agama Untuk Manusia, maka apapun yang diinginkan manusia, agama harus memperbolehkan. Maka tidak heran apabila orang-orang Islam Liberal itu membela mati-matian orang-orang seperti Waria, membela adalnya Lokalisasi PSK, Penjudi, dan lain sebagainya.</li>
<li class="MsoNormal">Pluralisme Agama / Penyamarataan semua agama. Mereka mengatakan semua agama itu baik. Maka tidak boleh ada agama yang menganggap paling baik. Artinya, semua agama sama. Padahal Allah menetapkan dalam QS Ali Imran 85, Islam agama yang diterima Allah.</li>
<li class="MsoNormal">Penyamarataan soal Gender. Posisi pria dan wanita dianggap sama pada semua lini kehidupan, sehingga terjadilah Imam Sholat seorang wanita, Adzan dilakukan oleh wanita, dll. Padahal Islam menetapkan keadialan Gender itu dengan lebih baik, sesuai kodrat manusia.</li>
<li class="MsoNormal">Trend Nikah Beda Agama dan Nikah Sesama Jenis  (Gay &#8211; Lesbian). Karena Islam Liberal menganut Agama sesuai selera manusia, maka dibolehkanlah hal tersebut diatas. Padahal Nikah beda Agama itu dalam Islam hukumnya dianggap Zina.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal">Itulah mereka Orang-orang Islam Liberal (di Indonesia dikenal sebagai Jaringan Islam Liberal alias JIL). Mereka menganggap seolah-olah mereka lebih benar dari orang Islam saat ini, bahkan mereka menganggap keislaman mereka lebih benar daripada para shahabat Nabi. Sesungguhnya mereka telah terjatuh pada kesesatan yang sama seperti halnya Iblis dahulu, yang dikisahkan dalam QS Al Baqarah: 34. Iblis merasa api lebih tinggi daripada tanah, padahal tidak ada ketetapan Allah mengenai hal tersebut. Islam Liberal juga sama kasusnya, mereka mengira pemikiran mereka lebih utama daripada pemikiran shahabat, bahkan Nabi. Apabila ditinjau lebih jauh lagi, sesungguhnya mereka adalah korban dari konspirasi zionisme kafir Yahudi.</p>
<p class="MsoNormal">Umat Islam, waspadalah!! Musuhmu telah mengepungmu dari berbagai arah dan dari berbagai bidang kehidupan. Persiapkanlah dirimu, kuatkanlah Aqidahmu, karena hanya dengan Aqidah yang kuat, kaum muslim bisa membedakan, mana kawan, mana lawan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=248&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/05/12/islam-liberal-bangkitnya-islam-protestan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/50273_265025048582_3736107_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">anti JIL</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inflasi : Proses Pengurangan Timbangan Secara Massal, Salah Siapa&#8230;?</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/29/inflasi-proses-pengurangan-timbangan-secara-massal-salah-siapa/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/29/inflasi-proses-pengurangan-timbangan-secara-massal-salah-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 00:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[timbangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Muhaimin Iqbal Supaya ada rasa empati kita dengan sebagian penduduk negeri ini yang bekerja sebagai pekerja kasar, marilah kita bayangkan diri kita adalah mereka &#8211; setiap hari kita bekerja keras banting tulang untuk menghidupi anak istri. Sebagai buruh kasar , tahun 2006 kita mendapatkan upah rata-rata Rp 30,000/hari. Sebagian dari kita ada yang beruntung <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=235&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Muhaimin Iqbal</p>
<p>Supaya ada rasa empati kita dengan sebagian penduduk negeri ini yang bekerja sebagai pekerja kasar, marilah kita bayangkan diri kita adalah mereka &#8211; setiap hari kita bekerja keras banting tulang untuk menghidupi anak istri. Sebagai buruh kasar , tahun 2006 kita mendapatkan upah rata-rata Rp 30,000/hari. Sebagian dari kita ada yang beruntung bekerja pada majikan yang usahanya berjalan baik sehingga mampu menaikkan upah 10% per tahun, maka upah mereka ini tahun 2010 lalu telah menjadi Rp 44,000/hari.Sebagian yang lain bekerja dengan majikan yang usahanya pas-pasan &#8211; majikan ini hanya mampu menaikkan upah 5% per tahun – maka upah mereka menjadi Rp 36,500/hari. Sebagian yang lain lagi, majikannya hanya mampu untuk sekedar survive di tengah persaingan dan krisis ekonomi global – mereka tidak mampu menaikkan upah buruh – tetapi masih untung tidak mem-PHK-kan para buruhnya – maka untuk mereka ini upahnya tetap Rp 30,000/ hari hingga kini.Baik yang bekerja di majikan yang usahanya maju, pas-pasan maupun yang sekedar survive– semuanya sama telah bekerja dengan sangat keras selama lima tahun dari 2006 – 2010 untuk tetap mendapatkan upahnya masing-masing. Sebagai buruh kasar dengan penghasilan antara Rp 30,000/hari s/d Rp 44,000/ hari tersebut – sebagian terbesar dari penghasilan ini habis untuk membeli bahan pangan untuk bertahan hidup sehari-hari.</p>
<p>Di sinilah masalahnya, meskipun mereka tetap terus dapat bekerja keras – dan majikan merekapun dengan kegigihannya mampu mempertahankan lapangan kerja yang ada – dari waktu ke waktu ketika upah hendak kita belikan bahan pangan beras misalnya – terus berkurang beras yang dapat kita bawa pulang untuk keluarga kita.</p>
<p>Dengan penghasilan Rp 30,000/hari tahun 2006 dapat untuk membeli beras sebanyak 9 kg – upah yang sama kini hanya cukup untuk membeli 6 kg beras. Yang penghasilannya naik 5% per tahun dengan upah Rp 36,500/ hari, kini hanya cukup untuk membeli 7 kg beras. Sedangkan yang naik 10 % per tahun dengan upah Rp 44,000 per hari kini hanya dapat untuk membeli beras 8 kg. Grafik dibawah menggambarkan nilai tukar upah tersebut diatas terhadap beras yang dihitung berdasarkan data inflasi kelompok bahan pangan dari Biro Pusat Statistik.</p>
<p>Upah Buruh Setara Beras&#8230;</p>
<p>Lantas siapa yang ‘mengurangi timbangan’ beras kita tersebut ? dengan kerja keras yang sama beras yang dapat kita beli kok terus berkurang dari waktu ke waktu ?. Inilah yang namanya inflasi, maka tugas para pemimpin dan otoritas keuangan dan moneter negeri ini antara lain adalah untuk menjaga agar inflasi serendah mungkin dan tidak boleh melebihi kenaikan daya beli masyarakat.</p>
<p>Inilah yang diingatkan oleh Ibnu Taimiyyah kepada pemimpin negeri di jamannya, “Jumlah fulus ( uang yang lebih rendah dari Dinar dan Dirham seperti tembaga) hanya boleh dicetak secara proporsional terhadap jumlah transaksi sedemikian rupa sehingga terjamin harga yang adil. Penguasa tidak boleh mencetak fulus berlebihan yang merugikan masyarakat karena rusaknya daya beli fulus yang sudah ada di tangan mereka”.</p>
<p>Kegagalan mempertahankan daya beli fulus atau uang kertas sekarang adalah kegagalan untuk menegakkan timbangan – terlihat dari semakin sedikitnya beras yang dapat ‘ditimbang’ dengan uang yang sama seperti dalam contoh tersebut diatas.</p>
<p>Tegaknya timbangan ini adalah bagian yang amat sangat penting dalam Islam yang muncul di beberapa ayat di Al-Quran. Bahkan Allah mencela orang-orang yang mengurangi timbangan tersebut. “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS 83 : 1-3).</p>
<p>Kalau mengurangi timbangan yang dilakukan oleh individu yang korbannya adalah individu yang lain saja sudah cukup bagi Allah untuk mendatangkan kecelakaan besar, lantas apa yang terjadi bila pengurangan timbangan ini terjadi secara sistematis dan massal – melalui penurunan daya beli mata uang – daya beli hasil kerja keras ratusan juta penduduk negeri ini ?. Mungkin inilah yang perlu jadi renungan para pemimpin negeri ini di eksekutif, legislative maupun yudikatif.</p>
<p>Kita perlu rame-rame mengkampanyekan tegaknya timbangan dalam arti luas, agar Allah tidak menimpakan kecelakaan besar bagi negeri ini. Semoga Allah memberi petunjuk jalanNya yang lurus bagi kita dan para pemimpin kita. Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=235&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/29/inflasi-proses-pengurangan-timbangan-secara-massal-salah-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INFILTRASI INTELIJEN DALAM TUBUH NII KW-9</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/infiltrasi-intelijen-dalam-tubuh-nii-kw-9/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/infiltrasi-intelijen-dalam-tubuh-nii-kw-9/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 18:17:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelejen]]></category>
		<category><![CDATA[abu toto]]></category>
		<category><![CDATA[Az Zaitun]]></category>
		<category><![CDATA[NII KW-9]]></category>
		<category><![CDATA[panji gumilang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Pada tahun 1994, di Pandeglang terjadi penangkapan besar-besaran terhadap 800 lebih jamaah NII KW-9. Mereka yang ditangkap aparat itu sebenarnya mantan anggota NII KW-9 pimpinan Toto Salam alias Abu Toto. Di hadapan aparat mereka mengakui baru saja melepaskan diri dari keanggotaan NII KW-9, serta menjelaskan bahwa pimpinan mereka adalah Abu Toto. Mereka semua akhirnya dijebloskan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=244&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tahun 1994, di Pandeglang terjadi penangkapan besar-besaran terhadap 800 lebih jamaah NII KW-9. Mereka yang ditangkap aparat itu sebenarnya mantan anggota NII KW-9 pimpinan Toto Salam alias Abu Toto. Di hadapan aparat mereka mengakui baru saja melepaskan diri dari keanggotaan NII KW-9, serta menjelaskan bahwa pimpinan mereka adalah Abu Toto. Mereka semua akhirnya dijebloskan ke penjara dengan masa tahanan paling rendah 23 minggu. Namun, sosok yang bernama Abu Toto sendiri sama sekali tidak disentuh aparat.</p>
<p>Siapa sebenarnya Abu Toto? Di tahun 1980, menurut pengakuan Mohammad Sebari (mantan Kepala Bagian Keuangan DPR RI dan tokoh elite KW-9), ketika elite NII KW-9 ditangkap Ali Moertopo, Abu Toto justru kabur ke Sabah (Malaysia) sambil membawa lari uang jamaah sebanyak dua miliar rupiah. Toto muncul kembali sekitar tahun 1988-1989 dan bergabung dengan Karim Hasan yang secara ideologis sudah berbeda dengan Soebari. Toto berhasil meyakinkan Karim Hasan yang secara akidah sudah menyimpang itu untuk ‘kembali’ kepada NII. Padahal, di tahun 1983, Karim Hasan sudah menyatakan keluar dari NII faksi Adah Djaelani.<span id="more-244"></span></p>
<p>Tahun 1992, H. Rais Ahmad yang ketika itu menjabat sebagai pimpinan NII KW-9 ditangkap aparat. Namun, Toto yang juga petinggi KW-9 tidak tersentuh aparat. H. Rais akhirnya mendekam di tahanan hingga 1997 tanpa proses peradilan, hingga akhir hayatnya. Setelah H Rais ditangkap, Toto pun leluasa mengambil tongkat estafet kepemimpinan NII KW-9 yang terus melanggengkan doktrin sesat ala Lembaga Kerasulan yang disebarkan Karim Hasan, hingga kini.</p>
<p>Seluruh peristiwa penangkapan jamaah NII KW-9 di tahun 1992 dan 1994 merupakan hasil laporan Toto sendiri. Menurut sumber dari kalangan pergerakan Islam, sudah sejak 1986 Toto direkrut aparat, disuruh pulang dari pelariannya, kemudian ‘membangun kembali NII’ setelah sebelumnya masuk ke dalam lingkaran Karim Hasan, tokoh sekte Lembaga Kerasulan.</p>
<p>Pada tanggal 27 Agustus 1999, masyarakat pergerakan Islam dikejutkan oleh sebuah pemberitaan berkenaan dengan diresmikannya sebuah pesantren oleh Presiden B.J. Habibie, di Indramayu (Jawa Barat). Pesantren termegah di Asia Tenggara itu bernama Ma’had Al-Zaytun, yang dipimpin oleh Syaikh Al-Ma’had AS Panji Gumilang.</p>
<p>Yang membuat kalangan pergerakan terkejut bukanlah semata-mata karena kemegahan pesantren yang berdiri di tengah-tengah kemiskinan rakyat sekitarnya, tetapi terutama karena sosok yang bernama AS Panji Gumilang, yang tak lain adalah Abu Toto, alias Toto Salam, yang pernah memfitnah H Rais (1992) hingga masuk penjara, dan pernah melaporkan 800 lebih jamaahnya sendiri (jamaah NII KW-9) sehingga ditangkap aparat (tahun 1994), karena mereka melepaskan keanggotaannya di KW-9 dan tidak mengakui kepemimpinan Toto Salam!</p>
<p>Pada tanggal 14 Mei 2003 Jenderal AM Hendropriyono (dalam kapasitasnya sebagai Kepala BIN), atas nama Presiden RI (waktu itu) Megawati, memenuhi undangan Panji Gumilang untuk menancapkan patok pertama bangunan gedung pembelajaran yang diberi nama Gedung Doktor Insinyur Haji Ahmad Soekarno. Kehadiran Jenderal Hendropriyono ketika itu diikuti hampir seluruh pejabat tinggi BIN.</p>
<p>Pada Pemilu Legislatif 5 April 2004, terdapat sekitar 11.563 pemilih yang tersebar di 39 TPS Khusus Al-Zaytun, hampir seluruhnya (92,84 persen) diberikan kepada Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) pimpinan Jenderal Purn. Hartono dan Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut—putri Soeharto). Selebihnya (618 suara) diberikan kepada Partai Golkar.</p>
<p>Tanggal 5 Juli 2004, masyarakat kembali dikejutkan oleh pemberitaan seputar Pemilihan Presiden, yaitu ketika Al-Zaytun berubah sementara menjadi ‘TPS Khusus’ yang menampung puluhan ribu suara (24.878 jiwa) untuk mendukung calon presiden Jenderal Wiranto. Ketika itu, puluhan armada TNIAD hilir-mudik mengangkut ribuan orang dari luar Indramayu yang akan memberikan suaranya di TPS tersebut. Dalam perkembangannya, hasil dari TPS Khusus ini dianulir.</p>
<p>Sebelum kasus penimbunan senjata oleh Brigjen Koesmayadi diungkap oleh KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso (yakni pada 29 Juni 2006), beberapa tahun sebelumnya sejumlah aktivis Islam pernah melaporkan kepada aparat kepolisian tentang adanya timbunan senjata di Al-Zaytun, pada sebuah tempat yang dinamakan <em>Bunker</em>. Laporan itu baru ditindak-lanjuti aparat kepolisian beberapa bulan kemudian, setelah ratusan senjata itu dipindahkan ke tempat lain, dan <em>bunker</em> tempat penyimpanan senjata sudah berubah fungsi. Senjata-senjata itu milik seorang jenderal aktif yang sangat berpengaruh pada masanya.</p>
<p>Dari rentetan fakta di atas, tampaknya sulit untuk mencegah bila ada yang menyimpukan bahwa Toto Salam alias Abu Toto adalah sosok yang disusupkan ke dalam gerakan Islam, dengan proyek mercusuarnya berupa Ma’had Al-Zaytun. Yang menarik, pada akhir 1999 Z.A. Maulani (Kepala BAKIN saat itu) pernah membawa pesan AS Panji Gumilang kepada Al Chaidar untuk tidak menerbitkan buku yang mengupas sepak terjang Toto Salam dan keberadaan Al-Zaytun. Beberapa bulan sebelum buku tersebut terbit, Al Chaidar diajak oleh Zaenal Muttaqin<a title="" href="/buku%20pro-u/EDIT%20Trilogi%20Kepemimpinan%20NII.doc#_ftn1">[1]</a> (Pemimpin Redaksi <em>Sabili</em> kala itu) ke rumah makan “Sate Pancoran.” Ternyata di tempat itu sudah menanti Z.A. Maulani. Al Chaidar mau menghentikan rencana penerbitan buku tersebut dengan imbalan satu miliar rupiah. Tampaknya tidak ada kesepakatan di antara mereka, dan sebagaimana telah sama-sama diketahui, buku tersebut terbit perdana pada Januari 2000 dan beberapa kali mengalami cetak ulang.</p>
<p>Ditulis oleh : Irfan S. Awwas, dalam buku &#8220;Trilogi Kepemimpinan NII&#8221;, terbitan Uswah</p>
<div>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/EDIT%20Trilogi%20Kepemimpinan%20NII.doc#_ftnref1">[1]</a> Zaenal Muttaqin, mantan aktivis Tarbiyah (Ikhwanul Muslimin) ini memang dikenal dekat dengan kalangan jenderal, seperti Z.A. Maulani, Muchdi PR (terakhir menjabat sebagai salah satu Deputi BIN di bawah Hendropriyono, dan kemudian ditangkap dengan tuduhan dalang pembunuhan aktivis HAM Munir pada Juni 2008), Letjen Prabowo Subianto, Brigjen Adityawarman Thaha, Mayjen Kivlan Zein (jenderal yang oleh Abdurrahman Wahid pernah disebut dengan julukan “Mayjen K” ketika kasus Ambon pertama kali meledak).</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=244&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/infiltrasi-intelijen-dalam-tubuh-nii-kw-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Londo Gosong</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/londo-gosong/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/londo-gosong/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 14:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[munafik]]></category>
		<category><![CDATA[pengkianat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Londo Gosong[1] Semasa simbah SD dulu, di lapangan sepakbola kabupaten seringkali diputar pilem layar tancep alias misbar (gerimis bubar). Pilem yang biasanya terbagi menjadi beberapa rol putaran itu menjadi acara paporit karena memang belum banyaknya alternatip hiburan yang tersedia saat itu. Salah satu pilem paporit simbah kala itu adalah si Pitung, yang gak pernah simbah <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=232&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">Londo Gosong<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn1">[</a><strong><strong><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn1">1]</a></strong></strong></p>
<p style="text-align:left;" align="center">Semasa simbah SD dulu, di lapangan sepakbola kabupaten seringkali diputar pilem layar tancep alias misbar (gerimis bubar). Pilem yang biasanya terbagi menjadi beberapa rol putaran itu menjadi acara paporit karena memang belum banyaknya alternatip hiburan yang tersedia saat itu. Salah satu pilem paporit simbah kala itu adalah si Pitung, yang gak pernah simbah tonton sampai rampung dikarenakan di saat rol terakhir mau habis, simbah hampir selalu diajak pulang oleh mbah kakung yang sudah ngantuk.</p>
<p>Di pilem lawas itu diceritakan bagaimana si Pitung dengan heroiknya melawan penjajah Belanda yang dengan wagunya diperankan oleh bintang-bintang pilem terkenal saat itu. Di hampir semua episode, usaha si Pitung selalu dijegal oleh orang pribumi yang malah justru menjadi antek penjajah. Kulitannya pribumi, tapi hatinya ikut Londo (Penjajah Belanda). Maka wajar jika lantas karakter ini disebut sebagai Londo Gosong.</p>
<p>Karakter Londo Gosong ini merupakan karakter pengkhianat yang selalu merugikan sang tokoh pahlawan. Tidak hanya di pilem si Pitung karakter Londo Gosong ini bisa ditemui, tapi di pilem-pilem kepahlawanan lainnya selalu saja ada karakter dengan perilaku Londo Gosong ini. Ciri-ciri Londo Gosong era jaman pilem kuno ini selalu diwarnai dengan watak pengkhianat yang mau menjual bangsanya sendiri. Rela dijejeli roti keju buat menusuk dari dalam. Lebih mencintai gulden Londo daripada gobangan rupiah anak negeri. Dan lebih bangga mengonsumsi apa-apa yang berbau Londo daripada produk dewek.<span id="more-232"></span></p>
<p>Jika sampeyan mau mengamati, sebenarnya propil Londo Gosong ini tak hanya berhenti di cerita-cerita pilem perang kemerdekaan. Bahkan, setelah merdeka pun karakter Londo Gosong ini sebenarnya bukannya punah, tapi justru semakin merambah. Tentu saja hanya pemerannya saja yang berganti, sementara sifat karakter tokohnya tetap. Jika dulu negeri ini dikangkangi kongsi dagang VOC atawa kumpeni, sekarang kongsi yang mengangkanginya macem-macem, walau sebagiannya tetep tiga hurup macem IMF, WTO, atau CGI. Kalau dulu ada centeng kumpeni, mata-mata londo, atau ndoro tuan tanah, propil Londo Gosong itu sekarang diisi dengan lebih banyak lagi sebutan.</p>
<p>Kegunaan Londo Gosong ini di jaman penjajahan kuno seringkali hanya sebatas disuruh jadi mata-mata untuk menangkap tokoh pahlawan anak negeri. Sedangkan di jaman kemerdekaan, fungsi Londo Gosong ini banyak sekali. Beberapa di antaranya adalah memprivatisasi BUMN, bakulan dan makelaran satelit, bakulan kapal tanker, ngobral gas alam, minyak, emas, tembaga, timah dan barang tambang lainnya yang menghasilkan nilai kontrak seharga kacang goreng dengan bonus gratifikasi wedhus dan sapi beserta anak cucunya dan lain sebagainya. Pantas digelari Raden Ngabehi<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn2">[2]</a> Londo Gosong Panotobondho<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn3">[3]</a>.</p>
<p>Di Bidang keamanan, Londo Gosong ini seringkali nangkepi orang berdasarkan pesanan Londonya. Kalau sang Londo ingin si Dulkamid anak bakul<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn4">[4]</a> godril<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn5">[5]</a> itu ditangkep dengan tuduhan tukang ngebom, maka sang Londo Gosong ini dengan tergopoh-gopoh langsung nangkep si Dulkamid, walaupun ternyata si Dulkamid gak punya salah apapun kecuali ngebom biologis alias ngenthut di muka umum dengan bau khas ala godril. Yang penting aliran dana dari ndoro tuan meneer Londo terkucur.</p>
<p>Di bidang moral, sang Londo Gosong selalu merujuk ketinggian budi pekerti moralnya dengan segala sesuatu yang datang dari ndoro tuan meneernya. Jika pamer kantong ASI dianggap etis oleh kaum Londo, maka Londo Gosong ini juga berlomba-lomba menggelar acara yang memamerkan organ sumber makanan jabang bayi itu. Lalu perempuan Londo Gosong ini merasa bangga manakala bisa berjejer bersama wanita Londo asli untuk memakai swimming suit mlipit dengan alasan pariwisata. Bangga bisa menunjukkan bahwa ke-Londo-annya sudah mendekati ambang persis. Jika di tanah Londo sanaada majalah semi kemproh<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn6">[6]</a> atau bahkan full kemproh, maka Londo-Londo Gosong ini tak puas jika belum membuat yang serupa di negerinya sendiri. Dianggapnya pakaian para inlander ini terlalu boros menghabiskan bahan kain. Maka dibuatlah majalah yang dipenuhi wanita dengan pakaian yang membuat munyuk<a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftn7">[7]</a> saja merasa dirinya lebih sopan dalam berbusana.</p>
<p>Di bidang seni, para Londo Gosong ini tak bisa membedakan mana seni dan mana air seni. Yang satu berarti indah, sedangkan yang satu jelas-jelas pesing. Tapi buat mereka sama saja, ibarat orang pilek disumpeli hidungnya. Sehingga buat mereka jorok boleh asalkan nyeni. Cabul boleh asalkan nyeni. Bebas berereksi asalkan nyeni. Membunuh pun tak masalah asalkan memiliki nilai seni. Semua boleh atas nama seni. Maka tak boleh ada sensor.</p>
<p>Di bidang hukum, para Londo Gosong ini berusaha meloloskan undang-undang yang bisa melunturkan kegosongannya, sehingga bisa tampak seperti Londo asli. Sedangkan undang-undang yang sekiranya menghambat proses kelondoan mereka akan dijegal dengan segala cara, termasuk walk out, demo atau pun pengerahanmassa, agar masa depan kelondoan mereka terjamin.</p>
<p>Di semua bidang, Londo Gosong ini bisa merambah. Maka, Londo Gosong yang dulunya cuma antek Kumpeni atau centeng berkumis bertopi marsose, sekarang berubah menjadi pengacara, politisi, aktifis HAM, LSM, seniman, sineas, developer perumahan, bankir, menteri dan bahkan juga anggota DPR.</p>
<p>Dulu, yang dijual Londo Gosong ini hanyalah tokoh pejuang yang dianggap pemberontak oleh sang Londo, macam si Pitung. Tapi Londo Gosong modern ini menjual apa pun yang laku untuk dijual karena bagi Londo Gosong, semuanya bisa punya harga—tentu saja kecuali dirinya yang memang sudah tak punya harga diri. Dulu, Londo Gosong lebih menyayangi gulden daripada gobangan, sementara saat ini yang menjadi raja mata uang adalah dollar. Dulu Londo adalah Belanda, sekarang Londonya berubah menjadi Amerika Serikat dan sekutunya, sedangkan Londo Gosongnya tetep anak negeri dewek dengan mental yang masih sama dengan moyangnya.</p>
<p>Maka berhati-hatilah sampeyan. Jika gaya hidup ala Londo diiming-imingkan ke hadapan sampeyan, lalu sampeyan merasa bahwa seyogyanya semua orang harus seperti Londo itu, maka anda perlu melihat diri sampeyan barangkali saja sampeyan sudah mulai bermetamorfosis menjadi Londo Gosong secara bertahap. Mungkin awalnya sampeyan hanya jual sawah agar bisa bergaya hidup ala Londo. Tingkat berikutnya menjual harga diri, moral, agama, lalu menjual bangsa dan negara sak ampas-ampasnya.</p>
<div>Ditulis oleh : Mbah Dipo, dalam buku Republik Genthonesia, terbitan Pro U Media</div>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref1">[1]</a> Londo: belanda; gosong: hangus. Kata londo, kemudian digunakan untuk menyebut semua orang bule dari negara mana pun.</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref2">[2]</a> Raden Ngabehi adalah salah satu gelar yang diberikan oleh keraton di Jawa, terutama Surakarta. Gelar ini diberikan kepada orang di luar keraton yang berjasa kepada masyarakat atau ahli dalam bidang tertentu, misalnya Raden Ngabehi Ranggawarsita,dll.</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref3">[3]</a> Panotobondho: penata harta</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref4">[4]</a> Bakul: jualan</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref5">[5]</a> Godril adalah makanan tradisional sejenis kwaci yang dibuat dari biji pohon Munggur atau Trembesi, yang bisa membuat bau kentut lebih menyengat.</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref6">[6]</a> Jorok, kotor</p>
</div>
<div>
<p><a title="" href="/buku%20pro-u/REPUBLIK%20GENTHONESIA%20Final.doc#_ftnref7">[7]</a> Monyet</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=232&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/28/londo-gosong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INFILTRASI INTELIJEN DALAM KASUS PEMBAJAKAN PESAWAT WOYLA</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/27/infiltrasi-intelijen-dalam-kasus-pembajakan-pesawat-woyla/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/27/infiltrasi-intelijen-dalam-kasus-pembajakan-pesawat-woyla/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 02:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelejen]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah imran]]></category>
		<category><![CDATA[woyla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1981 Najamuddin disusupkan ke dalam gerakan Jamaah Imran di Cimahi, Jawa Barat. Najamuddin pulalah yang merancang aksi anarkis berupa penyerbuan Polsek Cicendo, bahkan merancang aksi pembajakan pesawat Garuda. Peristiwa ini dikenal dengan kasus “Pembajakan Woyla.” Salah seorang “sutradara” pembajakan Woyla adalah Mulyani (belakangan lebih dikenal dengan nama A. Yani Wahid, kini almarhum). Sebagai “sutradara” <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=230&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 1981 Najamuddin disusupkan ke dalam gerakan Jamaah Imran di Cimahi, Jawa Barat. Najamuddin pulalah yang merancang aksi anarkis berupa penyerbuan Polsek Cicendo, bahkan merancang aksi pembajakan pesawat Garuda. Peristiwa ini dikenal dengan kasus “Pembajakan Woyla.” Salah seorang “sutradara” pembajakan Woyla adalah Mulyani (belakangan lebih dikenal dengan nama A. Yani Wahid, kini almarhum). Sebagai “sutradara” ia tidak ikut dalam aksi pembajakan, namun segala persiapan pembajakan berada di tangannya. Semasa hidupnya, almarhum berkawan karib dengan Hendropriyono, bahkan ia menjadi motor penggerak di dalam mencetuskan konsep <em>ishlah</em> untuk kasus “Lampung Berdarah.” Selain itu, Yani juga pernah menjadi staf Menkopolkam semasa dijabat SBY (di era pemerintahan Megawati). Bahkan dia ikut pula menyukseskan SBY hingga mencapai puncak sebagai Presiden RI.<span id="more-230"></span>FI</p>
<p>Stigmatisasi ala Komando Jihad juga terjadi pada kelompok pengajian pimpinan Imran bin Zein ini. Sebagai sebuah kelompok pengajian, pemuda-pemuda bersemangat kala itu sama sekali tidak menyebut dirinya sebagai Jamaah Imran. Barulah setelah pecah kasus penyerbuan Polsek Cicendo dan pembajakan Pesawat Woyla, kelompok ini diberi label Jamaah Imran oleh aparat berwenang.</p>
<p>Ditulis oleh Irfan S. Awwas, dalam buku &#8220;Trilogi Kepemimpinan NII&#8221;, Terbitan Uswah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=230&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/27/infiltrasi-intelijen-dalam-kasus-pembajakan-pesawat-woyla/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INFILTRASI INTELIJEN DALAM ISLAM JAMAAH / LEMKARI</title>
		<link>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/26/infiltrasi-intelijen-dalam-islam-jamaah-lemkari/</link>
		<comments>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/26/infiltrasi-intelijen-dalam-islam-jamaah-lemkari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 02:13:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>misbahonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intelejen]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM JAMAAH]]></category>
		<category><![CDATA[LDII]]></category>
		<category><![CDATA[LEMKARI]]></category>
		<category><![CDATA[UBAIDAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misbahonline.wordpress.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Hampir tidak ada satu lembaga Islam pergerakan yang steril dari penetrasi intelijen. Sejak awal Orde Baru, fenomena ini sudah mulai terlihat. Tidak saja dalam rangka memata-matai, namun juga—seperti pada beberapa kasus—menjadi arsitek terciptanya sebuah gerakan radikal. Awal tahun 1970, Ali Moertopo ‘menggarap’ Nur Hasan Ubaidah, sehingga berhasil dinobatkan sebagai  “Imam” sebuah kelompok puritan ekstrem kanan <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=224&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir tidak ada satu lembaga Islam pergerakan yang steril dari penetrasi intelijen. Sejak awal Orde Baru, fenomena ini sudah mulai terlihat. Tidak saja dalam rangka memata-matai, namun juga—seperti pada beberapa kasus—menjadi arsitek terciptanya sebuah gerakan radikal.</p>
<p>Awal tahun 1970, Ali Moertopo ‘menggarap’ Nur Hasan Ubaidah, sehingga berhasil dinobatkan sebagai  “Imam” sebuah kelompok puritan ekstrem kanan yang kemudian terkenal dengan nama Islam Jama’ah (IJ). Salah satu ajarannya adalah mengafirkan, dan menganggap najis orang Islam di luar komunitasnya. Untuk menghindari protes massa akibat ajaran sesat yang dikembangkannya, lembaga ini berganti nama menjadi Lembaga Karyawan Islam (Lemkari), kemudian berganti lagi menjadi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) hingga kini.<span id="more-224"></span> Ketika itu, Jenderal TNI Purn. Rudini (mantan Kepala Staf Angkatan Darat yang kemudian menjadi Menteri Dalam Negeri) berada di belakang perubahan nama dari IJ menjadi Lemkari, dan menjadi salah satu unsur pendukung Golkar, terutama sejak Pemilu 1971. Oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), IJ atau Lemkari atau Darul Hadits dinyatakan sebagai aliran sesat. Bahkan Kejaksaan Agung telah melakukan pelarangan di tahun 1971, melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI No: Kep-089/D.A./10/1971.</p>
<p>Meski tidak berhasil memproduksi berbagai tindakan radikal, setidaknya Ali Moertopo—yang kemudian dilanjutkan oleh Rutini—melalui Nur Hasan Ubaidah dan Islam Jama’ah-nya telah sukses mendiskreditkan Islam sebagai sosok yang menakutkan: pemecah belah dan sumber anarkisme.</p>
<p>Ditulis oleh  Irfan S. Awwas, dalam buku Trilogi kepemimpinan NII, Terbitan Uswah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/misbahonline.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/misbahonline.wordpress.com/224/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=misbahonline.wordpress.com&amp;blog=3385364&amp;post=224&amp;subd=misbahonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misbahonline.wordpress.com/2011/04/26/infiltrasi-intelijen-dalam-islam-jamaah-lemkari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58d1186b2c4be08e657cd54509baac41?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">misbahonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
