Umat Islam saat ini harus sadar, bahwa mengharapkan penguasa-penguasa negara Islam atau penguasa negara yang rakyatnya mayoritas Islam seperti Indonesia, malaysia untuk mengadakan perubahan adalah hal yang mustahil, selama mereka berada dibawah ketiak PBB yang dikendalikan amerika cs, selama mereka menjadikan musuh-musuh Allah sebagai teman.
Umat Islam harus berjuang sendiri, tidak perlu menunggu ijin dari penguasa-penguasa hizbiyah yang terbukti secara dhohir menjadikan musuh-musuh Allah sebagai teman akrab, karena tidaklah akan kita temui kaum yang mengaku beriman pada Allah dan hari akhir tetapi bersahabat dengan amerika cs (mujadilah : 22).
Nampaklah jatidiri obama, presiden amerika yang baru ini. Dalam pidato pertamanya, orang yang pernah tinggal di Indonesia ini menghubungkan antara dunia islam dengan tindakan-tindakan penghancuran, tanpa mau tahu penyebab, kenapa hamas menembakkan roketnya ke Israel, tanpa mau tahu kenapa ? dan memang tidak mau tahu.
Nampak sekali obama terlihat mengekor pendahulu-pendahulunya sebagai pembela kepentingan israel dan sebagai musuh dari siap saja yang mengganggu kepentingan israel dan nilai-nilai barat. Lebih dari itu, Obama yang mempunyai latar belakang lingkungan Islam, ingin menunjukkan kepada pendukungnya bahwa, walaupun dia mempunyai nama hussein (saat ini sudah ia hilangkan nama itu) dia bisa juga tegas terhadap dunia muslim bahkan melebihi ketegasan dari para pendahulunya.
Program minggu pertama dari presiden kulit hitam ini antara lain memindahkan pasukan yang ada di irak ke afganistan. Hal ini tidak mengejutkan, karena saat ini milisi thaliban sudah semakin menguat dan insya Allah dengan kedatangan tambahan tentara amerika taliban akan semakin solid dan siap menjadikan afganistan sebagai vietnam keduanya amerika.
Filed under: teroris amerika | Tagged: amerika, barack, destroyer, Dunia Islam, hizbiyah, obama

